Program Studi Ekonomi dan Bisnis Islam

IDENTITAS PROGRAM STUDI

Perguruan Tinggi

Institut Agama Islam Sukabumi

Unit Pengelola Program Studi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Jenis Program   

Sarjana (S1)

Nama Program Studi

Ekonomi Islam

Alamat

Jl. Parungseah No. 43 KM 4 Kp. Renged Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat 43153

Nomor Telepon

0266 6249758

Website

iais.ac.id

No SK Pembuatan PS

1147 Tahun 2017

Tanggal SK Pembukaan PS

23 Februari 2017

SK Pembukaan PS

Direktorat Jendral Pendidikan Islam

Akreditasi PS

Nomor SK BAN-PT

Tujuan Program Studi Ekonomi Islam

  • Memperhatikan atas Visi, Misi Program Studi Ekonomi Islam Institut Agama Islam Sukabumi tersebut, maka tujuan penyelenggaraan Program Studi Ekonomi  Islam adalah sebagai berikut:
  • Menghasilkan lulusan yang professional dalam bidang ekonomi Islam
  • Menghasilkan lulusan yang mampu merespon perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dalam bidang ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai keislaman.
  • Menghasilkan lulusan yang mandiri dan berjiwa enterprenership atau wirausaha yang berlandaskan prinsip-prinsip

Profil Lulusan

Profil utama lulusan Program Studi Ekonomi  Islam adalah sebagai analis ekonomi, kebijakan fiskal dan moneter, perencana pembangunan ekonomi dan lembaga keuangan syari’ah, peneliti, dan entrepeneurial bisnis syari’ah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidangnya, berkemampuan dalam melaksanakan tugas, serta bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugasnya berlandaskan keislaman, keilmuan, dan keahlian.

Capaian Pembelajaran Program Studi

Sikap

Lulusan Program Studi Ekonomi  Islam jenjang sarjana (level 6 dalam KKNI) wajib memiliki sikap dan tata nilai sebagai berikut:

  • Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap relegius dalam kehidupan perseorangan, masyarakat dan bangsa;
  • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalaam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;
  • Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan masyarakat, berbangsa, bernegara dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila;
  • Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
  • Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan serta pendapat atau temuan rasional orang lain;
  • Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  • Menunjukkan sikap taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  • Meninternalisasikan nilai, norma, dan etika akademik dalam kehidupan di masyarakat dan di negara;
  • Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahlianya secara mandiri;
  • Menginternalisasikan semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan di tempat tugas dan di masyarakat;
  • Menjunjung tinggi dan menginternalisasi nilai-nilai etika keislaman dalam kehidupan di masyarakat dan di negara;
  • Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap nilai-nilai akademik yaitu kejujuran, kebebasan dan otonomi akademik yang diembannya;
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi masyarakat;
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang stabil, dewasa, arif dan berwibawa serta berkemampuan adaptasi (adaptability), fleksibiltas (flexibility), pengendalian diri, (self direction), secara baik dan penuh inisitaif di tempat tugas;
  • Bersikap inklusif, bertindak obyektif dan tidak deskriminatif berdasarkan pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi;
  • Menunjukkan etos kerja, rasa bangga, percaya diri dan menghargai bidang tugas menjadi praktisi perbankan Islam;
  • Menampilkan diri sebagai pribadi yang stabil, dewasa, arif danberwibawa serta berkemampuan adaptasi (adaptability), fleksibiltas (flexibility), pengendalian diri, (self direction), secara baik dan penuh inisitaif di tempat tugas atas pekerjaan di bidang ekonomi Islam secara mandiri;
  • Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan dalam pekerjaan di bidang ekonomi

Pengetahuan

  • Lulusan Program Studi Ekonomi Islam jenjang sarjana (level 6 dalam KKNI) wajib memiliki pengetahuan sebagai berikut :
  • Menguasai pengetahuan tentang filsafat pancasila, kewarganegaraan, wawasan kebangsaan (nasionalisme) dan globalisasi;
  • Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah dalam menyampaikan gagasan ilmiah secara lisan dan tertulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja (dunia non akademik);
  • Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja (dunia non akademik);
  • Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah dalam mengembangkan pemikiran kritis, logis, kreatif, inovatif dan sistematis serta memiliki keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah pada tingkat individual dan kelompok dalam komunitas akademik dan non akademik;
  • Menguasai pengetahuan dasar-dasar keislaman sebagai agama rahmatan lil ‘alamin;
  • Menguasai pengetahuan dan langkah-langkah integrasi keilmuan (agama dan sains) sebagai paradigma keilmuan;
  • Menguasai langkah-langkah mengidentifikasi ragam upaya wirausaha yang bercirikan inovasi dan kemandirian yang berlandaskan etika Islam, keilmuan, profesional, lokal, nasional dan global;
  • Menguasai dasar-dasar ilmu ekonomi Islam, hukum ekonomi syari’ah dan manajemen perbankan  Islam atau lembaga keuangan syari’ah;
  • Menguasai dasar-dasar fikih mu’amalat dan dalil-dalil al-qur’an dan hadis yang terkait dengan ekonomi Islam;
  • Menguasai konsep, teori dan kerangka analisis kebijakan fiskal dan moneter berbasis ekonomi syari’ah dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif;
  • Menguasai metode penelitian ekonomi syari’ah, fiskal dan moneter berdasarkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dan interpretasinya;
  • Menguasai hukum bisnis dan hukum Islam yang terkait dengan ekonomi syari’ah dan praktik lembaga keuangan syari’ah;
  • Menguasai konsep dan teori ekonomi mikro, makro, ekonomi. moneter, ekonomi manajerial dan ekonomi global;
  • Menguasai proses bisnis, lingkungan bisnis dan etika bisnis Islam berdasarkan keilmuan ekonomi syari’ah; 15. Menguasai konsep dan teori kebijakan fiskal dan moneter dalam lingkup nasional dan internasional;
  • Menguasai hukum bisnis yang bersumber dari hukum Islam maupun hukum positif.

 

Ketrampilan Umum

Lulusan Program Studi Ekonomi  Islam jenjang sarjana (level 6 dalam KKNI) wajib memiliki kekerampilan umum sebagai berikut:

  • Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam kontek pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
  • Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
  • Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
  • Mampu menyusun deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  • Mampu mengambil keputusan secara tepat, dalam konteks penyelasaian masalah di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  • Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  • Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok melakukan supervise dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
  • Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
  • Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamanahkan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan mencegah plagiasi;
  • Menunjukkan kemampuan literasi informasi, media dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan keilmuan dan kemampuan kerja;
  • Mampu berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja;
  • Mampu berkolaborasi dalam team, menunjukkan kemampuan kreatif (creativity skill), inovatif (innovation skill), berpikir kritis (critical thinking) dan pemecahan masalah (problem solving skill) dalam pengembangan keilmuan dan pelaksanaan tugas di dunia kerja;
  • Mampu membaca al-Qur’an berdasarkan ilmu qira’at dan ilmu tajwid;
  • Mampu menghafal dan memahami isi kandungan al-Qur’an juz 30 (Juz Amma);
  • Mampu melaksanakan ibadah dan memimpin ritual keagamaan dengan baik.

 

Ketrampilan Khusus

Lulusan Program Studi Ekonomi  Islam jenjang sarjana (level 6 dalam KKNI) wajib memiliki kekerampilan khusus sebagai berikut:

  • Mampu menganalisis dan memecahkan permasalah ekonomi dan keuangan syari’ah dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (analitycal skill);
  • Mampu menyajikan informasi untuk pengambilan keputusan manajemen dan analisis perkembangan ekonomi berdasarkan paradigma ekonomi Islam;
  • Mampu menerapkan aspek fikih muamalah dan hukum positif ekonomi syari’ah terkait dengan perkembangan ekonomi mikro dan makro;
  • Mampu menilai kelayakan pembiayaan usaha berdasarkan kriteria dan prosedur dalam ekonomi Islam;
  • Mampu melakukan riset dasar baik kuantitatif maupun kualitatif dalam bidang ekonomi syari’ah, menyusun rancangan penelitian, analisis data, dan interpretasinya;
  • Mampu melakukan perancangan usaha dan analisis pengelolaan usaha ekonomi berdasarkan manajemen risiko (risk management) dalam perkembangan ekonomi Islam;
  • Mampu membuat analisa keputusan strategis dalam investasi dan pembiayaan berdasarkan ekonomi Islam;
  • Mampu menyusun desain dan studi kelayakan pengembangan industri dan investasi berdasarkan ekonomi syari’ah dalam skala mikro dan makro;
  • Mampu menyusun dan mengembangankan instrumen pengawasan dan pengendalian perkembangan ekonomi berbasis ekonomi syari’ah;
  • Mampu menyelesaikan permasalahan dan pengambilan keputusan yang terkait dengan pengembangan ekonomi syari’ah.